Home » Artikel Terjemahan » Pengertian Interpreter Secara Luas
Dec 18, 2014 0 comment

Pengertian Interpreter Secara Luas

Interpreter

Terima kasih kesediaannya mengunjungi halaman ini. kali ini Betatranslation akan menjelaskan tentang pengertian interpreter, karena masih banyak yang tidak mengerti tentang interpreter.

 

Interpreter adalah program yang mensimulasikan mesin virtual menggunakan bahasa pemograman sebagai bahasa mesinnya. Interpreter membaca statement, menganalisanya dan menjalankannya dengan instruksi yang sesuai di dalam mesin virtual. Interpreter memiliki fungsi opsional, yaitu Interactive Interpreter, dimana cara menjalankannya adalah dengan perulangan baca-evaluasi-cetak (read-eval-print).

 

Interpretasi atau penafsiran adalah proses komunikasi melalui lisan atau gerakan dengan dua atau lebih pembicara yang tak dapat menggunakan simbol-simbol yang sama, baik secara simultan (dikenal sebagai interpretasi simultan) atau berurutan (dikenal sebagai interpretasi berurutan). Menurut devinisi, interpretasi hanya digunakan sebagai suatu metode jika dibutuhkan. Jika suatu objek (karya seni, ujaran, dll) cukup jelas maknanya, objek tersebut tidak akan mengundang suatu interpretasi. Istilah interpretasi sendiri dapat merujuk pada proses penafsiran yang sedang berlangsung atau hasilnya.

 

Suatu interpretasi dapat merupakan bagian suatu presentasi atau penggambaran informasi yang diubah untuk menyesuaikan dengan suatu kumpulan simbol spesifikasi. Informasi itu dapat berupa lisan, tulisan, gambar, matematika, atau berbagai bentuk bahasa lainnya. Makna yang kompleks dapat timbul sewaktu penafsir baik secara sadar ataupun tidak melakukan rujukan silang terhadap suatu objek dengan menempatkannya pada kerangka pengalaman dan pengetahuan yang lebih luas.

 

Tujuan interpretasi biasanya adalah untuk meningkatkan pengertian, tapi kadang, seperti pada propaganda atau cuci otak, tujuannya justru untuk mengacaukan pengertian dan membuat kebingungan.

 

Meskipun sama-sama menerjemahkan, interpreter (penerjemah lisan) di tuntut untuk berfikir lebih cepat ketimbang penerjemah. Penerjemah memiliki kesempatan untuk membuka kamus dan alat bantu lainnya, sedangkan interpreter tidak. Secara garis besar ada 2 (dua) jenis interpreting, diantaranya;

 

1. Simultan

Interpreter menerjemahkan kedalam bahasa target secepat mungkin, sementara pembicara bahasa sumber terus berbicara.

 

2. Konsekutif

Interpreter berbicara setelah pembicara bahasa sumber selesai berbicara.

 

Kami sebagai biro jasa penerjemah resmi dan tersumpah terbaik di jakarta, menyatakan kesediaannya untuk membatu Anda dalam menerjemahkan berbagai dokumen Anda.

 

Jangan ragu untuk menghubungi kami, kami siap membantu Anda.

 

Leave a Reply

Your Name*

Your Email*
Your Website

Comment